Rabu, 01 September 2010

tanpa tahu dan bertanya siapa temanku

senang kala hari masih panjang. dia yang berkata tentang dirinya dan bercerita padaku siapa dirinya. sedikit menyela dan meredam rasa untuk sementara. entah dia tahu atau tidak sedang apa diriku, namun dia menggarisbawahi kata teman sebagai penjelasan siapa dia untukku. bertanya kembali menegaskan arti kata yang sudah terlanjur mengalir dari mulutnya. mencari artikata,mencoba mengenal,mengerti,dan memahami. seperti yang proses yang akan selalu ku alami. 

tahu,kenal,mengerti,paham...

entah aku atau dia yang terlalu dangkal mendefinisikan arti kata "teman",namun hal sekecil itu membawa setiap insan yang ada dalam tubuh mungil si pendatang baru bergejolak. meniti setiap jejak yang terukir dan berusaha untuk tak menoleh kembali kebelakang,serta masih tetap saja harus melihat ke depan...

siapakah dirinya hingga dapat berbuat demikian kepadaku.. teman? itukah?
siapakah dirinya hingga dia harus berpusing ria untukku...teman?itukah?
siapakah dia yang selalu kutawarkan apa pun yang bisa kulakukan untukknya...teman?itukah?
siapakah dia yang hanya bisa kutelaah hanya ketika ku berbicara tentang permainan dengan nya...teman?itukah?
siapakah dirinya yang hanya bisa membuat janji palsu...teman?itukah?
siapakah dirinya yang selalu mengoceh dan mengeluh serta menyalahkan sebuah sistem sehingga harus kusebut dia mental tempe...teman?itukah?
siapakah dirinya yang bisa tertawa saatku tertidur kelelahan dan mencoba untuk bangun agar tak terbengkalai semua usaha untuk mengangkatnya pula...teman?itukah?
siapakah dirinya yang memang mau untuk bersamaku dan berjuang untuk semua yang memang patut untuk diperjuangkan..

eva-untuk semua temanku
 Saturday, May 30, 2009 at 2:02am

Tidak ada komentar:

Posting Komentar