sedih awalnya kulihat muka muka sumringah berubah menjadi muka muka yang belum pernah kulihat sebelumnya. pernah ku merasakan itu,hingga ku hanya bisa terdiam dan berserah.
penuh keluhan memang, tetapi dia tak sejahat itu padaku. lambat laun dia mulai beranjak dari balok raksasa tempatku berada.
ternyata dia hanya berkunjung dan ingin melihat semua air muka...
muka senyum
muka bahagia
muka sumringah
muka tak sabar
muka khawatir
muka kesal
muka pasrah
muka tak tahu
muka datar
muka meringis
muka tertekuk
muka santai
aku melihat bersama dia yang datang dan akhirnya pergi tanpaku
meraih sebuah keramaian setelah dia pergi
duduk dan terdiam lagi
namun ada senyum kecil ku lihat di semua muka
-untukmu hujan-
Sunday, May 31, 2009 at 12:57pm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar