walau perempuan ini menunggunya hingga dingin
dicoretnya kembali kertas kosong
sembari menyingkirkan bulir-bulir kopi ke pinggiran cangkir
hampir semua dinantinya
mengajak malam bercinta dengannya
walau malam ini banci
mampir ya sayang kalau sempat
aku tunggu
menunggu, hanya itu
entah dihampiri atau tidak
tapi perempuan ini perempuan pencinta
asal kamu tahu
tidak mengharuskan tapi mengkalaukan
maaf aku mencipta kata sendiri

Monday, December 7, 2009 at 10:08pm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar