Rabu, 01 September 2010

sekarang perempuan ini ada di pojok kopi tiam

kopi luwak hitam pekat terteguk
walau perempuan ini menunggunya hingga dingin

dicoretnya kembali kertas kosong
sembari menyingkirkan bulir-bulir kopi ke pinggiran cangkir

hampir semua dinantinya
mengajak malam bercinta dengannya
walau malam ini banci

mampir ya sayang kalau sempat
aku tunggu

menunggu, hanya itu
entah dihampiri atau tidak
tapi perempuan ini perempuan pencinta
asal kamu tahu
tidak mengharuskan tapi mengkalaukan

maaf aku mencipta kata sendiri 


 Monday, December 7, 2009 at 10:08pm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar