Rabu, 01 September 2010

mengaku lah, siapa kamu

ujung pensil itu yang kutanyakan padamu.
bertanya siapa yang ada di haluan kiriku.
duduk tegak.
hanya mulutmu tanganmu yang bergerak tidak dengan matamu.
marahku awal yang kurasa.
siapa kamu?

datang hanya untuk mencela dan menyela.
untuk apa yang telah kurencanakan.
menjejal semua sampah sampah masyarakat.
mengecewakan aku.
siapa kamu?

mulai tertawa.
bersama kawanku.
mencelamu.
mengurai celah celah cacatmu.
bergumam meraba salahmu.
siapa kamu?

menawarkan siang itu.
mengajak aku yang marah.
kuindahkan.
maaf.
bukan maksud.
tak tau ku kamu berani.
menarikku.
siapa kamu?

senang ujung pensil itu membawaku padamu
sangkaku tak seperti ini
kamu yang ada diatasku, mengoceh dan mencelaku
mendekat dan meraih
sudah...
jalani saja..

kamu?
mengerti aku kamu bilang..
aku?
aku juga mau mengerti kamu..

makasih..

cerita aku dan jejakaku
ujung pensil itu yang kutanyakan padamu.
bertanya siapa yang ada di haluan kiriku.
duduk tegak.
hanya mulutmu tanganmu yang bergerak tidak dengan matamu.
marahku awal yang kurasa.
siapa kamu?

datang hanya untuk mencela dan menyela.
untuk apa yang telah kurencanakan.
menjejal semua sampah sampah masyarakat.
mengecewakan aku.
siapa kamu?

mulai tertawa.
bersama kawanku.
mencelamu.
mengurai celah celah cacatmu.
bergumam meraba salahmu.
siapa kamu?

menawarkan siang itu.
mengajak aku yang marah.
kuindahkan.
maaf.
bukan maksud.
tak tau ku kamu berani.
menarikku.
siapa kamu?

senang ujung pensil itu membawaku padamu
sangkaku tak seperti ini
kamu yang ada diatasku, mengoceh dan mencelaku
mendekat dan meraih
sudah...
jalani saja..

kamu?
mengerti aku kamu bilang..
aku?
aku juga mau mengerti kamu..

makasih..

cerita aku dan jejakaku
ujung pensil itu yang kutanyakan padamu.
bertanya siapa yang ada di haluan kiriku.
duduk tegak.
hanya mulutmu tanganmu yang bergerak tidak dengan matamu.
marahku awal yang kurasa.
siapa kamu?

datang hanya untuk mencela dan menyela.
untuk apa yang telah kurencanakan.
menjejal semua sampah sampah masyarakat.
mengecewakan aku.
siapa kamu?

mulai tertawa.
bersama kawanku.
mencelamu.
mengurai celah celah cacatmu.
bergumam meraba salahmu.
siapa kamu?

menawarkan siang itu.
mengajak aku yang marah.
kuindahkan.
maaf.
bukan maksud.
tak tau ku kamu berani.
menarikku.
siapa kamu?

senang ujung pensil itu membawaku padamu
sangkaku tak seperti ini
kamu yang ada diatasku, mengoceh dan mencelaku
mendekat dan meraih
sudah...
jalani saja..

kamu?
mengerti aku kamu bilang..
aku?
aku juga mau mengerti kamu..

makasih..

cerita aku dan jejakaku
Tuesday, November 3, 2009 at 8:47pm


Tidak ada komentar:

Posting Komentar